|
|
|
| HOME | SPORT | NEWS | INFOTAINMENT | PROFILE | KOMPUTER | BELANJA | SERBA-SERBI | IPTEK | |
|
Marco Simoncelli, Pembalap MotoGP Hebat Itu Akhirnya Meninggal Dunia
Simoncelli sempat mendapat perawatan di medical centre namun nyawa pembalap dengan rambut kribo ini, tidak tertolong. Ketika race baru berjalan 2 putaran, Simoncelli terjatuh, motornya sempat menghantam Edwards, sementara Edwards sendiri menyenggol motor Valentino Rossi. Beruntung Edwards masih selamat, walau mengalami luka di bahu, beruntung pula Rossi mampu menghindar dari kecelakaan fatal itu dan meneruskan balapan. Saking kerasnya tabrakan, helm Simoncelli terlepas, sementara itu Simoncelli tergeletak tidak berdaya di aspal sirkuit. Panitia langsung mengibarkan bendera merah (red flag) tanda balapan ditunda dan tim medis langsung melarikan Simoncelli ke rumah sakit. Namun malang tidak dapat ditolak, sekitar pukul 16.56 waktu setempat, ia menghembuskan nafas terakhirnya. Duka tidak hanya dirasakan keluarga dan timnya, melainkan juga oleh fans, bahkan lawan-lawannya di Motogp. Terlebih lagi bagi The Doctor Valentino Rossi yang tidak hanya sebagai lawan, tapi sekaligus sahabat dekat dan mentornya selama di balapan ini. Rossi merasa sangat terpukul dengan kematian sahabat sekaligus "murid'nya ini. Simoncelli lahir di Italia tanggal 20 Januari 1987. Prestasi Simoncelli lumayan bersinar, ia pernah menjadi juara dunia di kelas 250cc tahun 2008. Simoncelli naik kelas ke MotoGP tahun 2010. Walaupun belum pernah juara, tapi beberapa kali sempat memimpin start terdepan (pole position) dan pernah naik podium. Yang menyakitkan bagi para penggemarnya, prestasi terbaiknya di MotoGP baru saja diraihnya minggu lalu yaitu di seri Philip Island Australia dengan menempati juara ke 2. Pada balapan musim ini, Simoncelli pernah menjadi sosok kontroversial akibat menjadi "biang" terjadinya kecelakaan fatal seperti menyebabkan terjatuhnya Lorenzo dan yang paling parah adalah ketika manuver ilegalnya menyebabkan Dani Pedrosa mengalami luka serius di bahunya yang mengakibatkan Pedrosa absen di beberapa balapan sekaligus mengubur impian bersaing di papan juara. Namun apapun kontroversialnya Simoncelli, orang tetap mengenang dia sebagai salah satu pembalap terbaik yang pernah ada di Motogp. Semangatnya yang menggebu, kadang sedikit gila, juga jiwa entertainmentnya yang tinggi telah mewarnai MotoGP menjadi lebih menarik. Selamat jalan Marco, semoga kamu tenang di alam sana.
R.I.P MARCO SIMONCELLI 20 Januari 1987 - 23 Oktober 2010
|
|
Baca Informasi Lainnya
|
|
Copyright © 2009 - 2017
ViooMax
|